Aku Penulis

Kalau kamu bertanya padaku suatu hari nanti siapa aku, aku akan menjawabnya dengan ,"Hai, aku Na'im, penulis," dengan senyum superceria. Kalau kamu bertemu denganku suatu hari nanti dan bertanya padaku apakah aku yang menulis buku "blablabla" yang menginspirasi itu, aku kan mengangguk dan tersenyum. Selama ini, begitulah angan-anganku tentang masa depanku. Aku nggak bisa memikirkan hal lain selain menjadi seorang penulis.

PENULIS. Satu kata yang bagiku superduperkeren dan nggak ada yang mengalahkannya! Lihatlah para penulis itu! -Kalo nggak bisa ngliat beneran ya bayangin aja deh- Dee, Andrea Hirata, A. Fuadi, Donny Dhirgantoro, Salim A. Fillah, Ibnu Taimiyah, Habiburrahman El Shirazy, dan berjuta penulis produktif lainnya. Mereka abadi dengan tulisan yang telah dibuatnya, mereka berarti karena kata-kata yang mereka torehkan di kertas itu menginspirasi, dan mereka mendulang pahala dari Allah karena buku-buku mereka bermanfaat bagi orang lain. Betapa inginnya aku menjadi seseorang seperti mereka! Penulis yang produktif, buku-bukuku menginspirasi, bermanfaat bagi orang lain, dan aku menjadi abadi karena tulisan-tulisanku.

Tapi nyatanya, tulisan-tulisanku hanyalah seperti ini. Lebih banyak menceritakan diriku yang ingin menjadi penulis, teman-temanku, dan kejadian-kejadian sehari-hari yang nggak mutu. Ah, sebenernya bukannya nggak mutu juga sih. Pokoknya nggak diperuntukkan buat khalayak ramai deh ... Dan kalau nggak ditelaah dengan seksama, kamu pasti bakal sulit mendapatkan manfaat dari tulisan-tulisanku ini. Hehe. Rasanya, dari dulu aku hanya berangan-angan menjadi penulis sekaliber Dee dan kawan-kawan tanpa benar-benar berusaha menjadi seperti mereka. Sakit banget mengingat aku yang sudah mencintai menulis sejak SMP ini belum benar-benar mengasilkan suatu karya yang berarti. Yah, yang paling berat untuk menjadi orang yang sukses memang berproses sih. Sekarang ini, aku juga sedang berproses. Walaupun agak lamban daripada yang lain-lain, aku akan berusaha sekuatku. Aku akan memperjuangkan mimpiku ini, meskipun pada suatu saat yang bisa kulakukan adalah hanya mempercayainya. Percaya bahwa mimpiku menjadi seorang penulis akan terwujud.

Menggalau @Lobby Perpus FISIP UNS,
Na'im

Komentar

Postingan Populer