Mengambang

...  tidak mengaratkan esensi, sekalipun menyusutkan bara. Tidak lagi bergejolak, tapi hangat. Hangat yang tampaknya kekal. (Dee-Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh)
Akhirnya aku tahu bagaimana menjelaskan apa yang sedang aku rasakan akhir-akhir ini: hampa yang nggak tahu  kenapa, marah-marah tanpa sebab, dan bosan yang tak kunjung berakhir. Perasaan semacam ini disebut mengambang. Kehilangan tujuan, tak tentu arah. Rasanya kayak makan makan sendiri, tidur tidur sendiri, cuci baju sendiri, masakpun seendirii.. Walaupun emang biasanya gitu sih *kan anak kos gituu hehe. Well, rasa mengambang ini nggak enak banget. Ibarat kertas tuh mau nyelam sekalian nggak bisa, mau mentas (apa sih Bahasa Indonesianya? Pokoknya semacam handukan abis mandi gitu deeh hahah) juga nggak bisa, pokoknya bisanya tuh ngikutin aliran air dan kemanapun angin membawa deh. Yah, itulah mengambang. Aku nggak bisa melanjutkan kata-kataku nih.
See ya!

Komentar

Postingan Populer