Melucu

Sebenarnya, malem ini aku berniat melucu lagi. Well, kamu tahu benar apa maksudku: mengalay, mengabadikan keseharianku di blog ini seperti biasa. Tapi, ada hal lain yang lebih mengusik hatiku ketimbang bercerita tentang aku yang diceluk Mas (lagi) oleh Mbok Jamu yang masuk ke kosku kemarin pagi.  Bukan, ini bukan soal tugas untuk hari Jumat nanti yang tumben banget udah selesai hari gini. Ini tentang Gaza. Ya, Gaza. Aku nggak akan menjelaskan apapun padamu tentangnya, karena aku yakin kamu sendiripun sudah tahu semua yang terjadi disana.

Aku hanya bertanya-tanya pada diriku, apa yang bisa kulakukan untuk membantu? Di beranda facebookku banyak temen-temen yang memasang status tentang Gaza, menyerukan boikot produk-produk Israel sebisa mungkin, membagikan link berisi perkembangan keadaan disana, dan mengganti foto profil mereka dengan gambar ini:

Save Gaza - save humanity
Sebelumnya, aku hanya melihat perubahan ini dan nggak nglakuin apapun. Yang ada di pikiranku cuma :oh, Gaza memanas lagi... dan udah. Aku kembali buka-buka profilku, ngliatin foto-fotoku di gunung yang keren, komen-komenan gaje dengan orang-orang yang gaje pula, dan lain-lain lagi. Setelah bosen, aku kembali lagi ke beranda. Dan yang kutemui disana masih soal Gaza. Lalu, hatiku berkata lain kali ini: meskipun cuma lewat facebook, mereka melakukan sesuatu untuk Palestina. Meskipun cuma sebaris kalimat "Deep in my heart i never have any doubt that Palestine tomorrow will be free :) -oleh Siti Kholifatul Rizkiah-" mereka meluangkan waktu sejenak untuk mengetik dan berbagi semangat kepada Palestina. Meskipun kecil, mereka melakukan sesuatu. Mereka melakukan perubahan. Mereka berbuat. Kenapa aku nggak melakukan hal yang sama?

Setelah berpikir demikian, aku mengunduh gambar di atas dari foto profil temanku, lalu menguploadnya sebagai gambar profilku. Sangat kecil memang, dan nggak berarti mungkin yang kulakukan ini. Tapi, setidaknya aku telah melakukan sesuatu untuk Palestina.

Tapi ...

Haahahaha! Sok banget sih akuu! Buat apa mikirin orang-orang di negara nggak jelas itu sedangkan hidupku sendiri aja udah menggalaukan tak terkira? Nggak punya duit buat makan tiga kali sehari, tugas numpuk, banyak kegiatan, dosen nggak ada yang ngajar dengan bener, ahh! Ngurusin itu semua aja nggak kelar-kelar, gaya banget ngurusin negeri orang!

But I don't care. Biarin deh sekarang ini aku jadi sok  peduli -padahal juga cuma ganti gambar profil-. Dunia ini butuh orang-orang yang sok -sok peduli, sok nasionalisme, sok pinter, sok jadi pemimpin, sok jadi penulis, dan yang lain-lainnya pokoknya yang baik-baik- supaya nggak kekurangan generasi penerus terbaiknya.



PS.
Jangan ragu untuk melakukan perubahan, sekecil apapun itu. Nggak akan pernah ada usaha yang sia-sia. Nggak akan pernah.

Komentar

Postingan Populer