Jalan-Jalan

Go Somewhere

Haaaii temanku yang budiman, baik hati, rajin menabung, suka menolong, dan tentunya bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Jeng jeng jeeeng! Aku kembaliiiiiiiii! *kembali alay* Kangen padaku? Kangen padaku? Kangen padaku? Ah aku tahu kamu pasti merindukankuuu :3 *maksa*

Ehm. kemaren-kemaren kan aku lagi galau. Kalo lagi galau, postinganku jadi puitis gitu. Yah, maklumlah. Dimana-mana orang kalo lagi galau kan ya gituu ... Nah, untuk mengusir rasa galau itu, hari ini aku pergi jalan-jalan bareng temenku sekelas. Well, we have a great time today :) Kami nonton, makan, lalu ngobrol banyak banget sampe malem. Mulai dari pacar, temen-temen sekelas, kuliner, dan yang paling aku suka: jalan-jalan. Hahaha emang deh kalo udah nemu temen yang nyambung tuh bisa bikin lupa waktu *kaya sama pacar aja*. Yah, pokoknya hari ini aku merasa lebih baik meskipun masih
belum dapet pencerahan -entah apa yang kucari sebenernya-. Entah kenapa, yang ada di pikiranku sehabis main tadi adalah ada banyak banget tempat yang belum aku kunjungi dan aku ingin bisa mengunjunginya, ada banyak banget makanan yang belum aku rasain, dan ada buanyak buanget orang-orang dengan berbagai karakter yang belum aku temui. I wanna see the world.

"Saya selalu menyarankan ini, jika kalian masih muda, punya banyak waktu luang, tidak memiliki terlalu banyak keterbatasan, maka berkelilinglah melihat dunia. Bawa satu ransel di pundak, berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain, dari satu desa ke desa lain, dari satu lembah ke lembah lain, pantai, gunung, hutan, padang rumput, dan sebagainya. Menyatu dengan kebiasaan setempat, naik turun angkutan umum, menumpang menginap di rumah-rumah, selasar masjid, penginapan murah meriah, nongkrong di pasar, ngobrol dengan banyak orang, menikmati setiap detik proses tersebut. 

Maka, semoga, pemahaman yang lebih bernilai dibanding pendidikan formal akan datang. Dunia ini bukan sekadar duduk di depan laptop atau HP, lantas terkoneksi dengan jaringan sosial yang sebenarnya semu. Bertemu dengan banyak orang, kebiasaan, akan membuka simpul pengertian yang lebih besar. Karena sejatinya, kebahagiaan, pemahaman, prinsip-prinsip hidup itu ada di dalam hati. Kita lah yang tahu persis apakah kita nyaman, tenteram dengan semua itu. Nah, kalau kalian punya keterbatasan, lakukanlah dalam skala kecil, jarak lebih dekat, dengan pertimbangan keamanan lebih prioritas. Itu sama saja. Lihatlah dunia, pergilah berpetualang, perintah itu ada dalam setiap ajaran luhur." (Darwis Tere Liye)

Komentar

Postingan Populer