Liburan


Ya ampun. Blogku ... kok udah banyak sarang laba-labanya gini? *bersih-bersih* Lama banget ya aku nggak mosting? Kamu apa kabar nih? Semoga baik-baik saja ya. Oh iya, aku masih liburan sekarang. Jadi, harap maklum kalau blogku jadi sepi. Habis koneksi internet disini lemot sekalii ... Aaaahh ... Aku mosting malam ini juga karena teringat kata –kata Hira, temenku sekelas yang rumahnya Depok (Depooookkk aaaaakkk!!) ,kalo aku jadi menghilang tiba-tiba. Tiba-tiba hilang dari Solo, tiba-tiba hilang dari dunia maya. Yah, maklumlah kalo udah di rumah. Bek tu natur. No internet cepet, jadinya beli block note warna biru kembaran sama Anggie sebagai pelampiasan nulis.

Sebenernya aku pengen cerita banyaaaaak banget ke kamu dari dulu dulu, sejak pertama kali aku nyampe rumah. Tentang desaku yang lagi
musim capung dan kupu-kupu (menyenangkan sekali melihat makhluk-makhluk kecil itu beterbangan di sekitarku), tentang sorenya yang selalu gerimis, adikku yang menyebalkan banget tapi aku juga sayang banget sama dia, tentang SD-ku yang udah berubah banyak sejak pertama kali aku sekolah disana, juga tentang hari-hariku melewati hampir setengah waktu liburan ini dengan lebih banyak sebal pada ayah dan ibuku, capek sosialisasi tapi seneng juga karena akhirnya bisa ngumpul lagi sama Fida, Anggie, dan Evi. Ah ya, dan tentang *tit* yang ... Haaaa entahlah, aku nggak bisa berkata-kata bagus tentangnya kalo nggak lagi sebal padanya. Hehehe. Pokoknya, dia masih tetap kebesaran hidung.

Aku akan berada di rumah sampai tanggal 19 Februari. Atau mungkin nggak. Pokoknya tanggal 20 aku udah KRS-an, lalu mulai menjalani semester keduaku di Universitas Sebelas Maret. Hah, belum-belum kok udah bahas kuliah. Cukup cukup. Ayo kita kembali ke rumahku. Sekarang aku lagi duduk di depan tipi. Aku bisa mendengar suara nafas ayahku yang sedang tidur di samping kananku. Di kamar, adik dan ibuku juga udah tidur. Ah, beberapa hari ini aku bersikap menyebalkan sekali pada mereka. Aku gampang emosi, hobi mengganggu adikku sampai menangis, bangun kesiangan, kalo siang nggak pernah berada di rumah, mengabaikan cucianku yang udah menumpuk, dan lain-lain sebagainya. Pokoknya hal-hal yang seharusnya menjadi tanggung jawabku tapi nggak aku laksanakan dengan baik. Padahal liburan ini aku benar-benar ingin menjadi anak perempuan yang baik buat mereka. Maksudku, bangun pagi-pagi, membereskan rumah, memasak, pokoknya lebih rajin sedikitlah. Tapi, yah, untukku, memang nggak mudah melakukannya. But I’ll keep trying. Mumpung di rumah. Mumpung aku masih bisa langsung memeluk ibuku kalau lagi kangen. Ntar kalo udah di Solo kan nggak bisa lagi kayak gini.

FYI, IP perdanaku nggak terlalu mengecewakan mengingat kuliahku semester ini juga kayak gitu –datang ke kelas, duduk, nulis diary kalo dosennya membosankan, tidur kalo dosennya supermembosankan, lebih banyak ketawa sama teman daripada belajar, deadliner sejati-. Resolusi liburanku masih kurang dari seperlimanya yang tercapai dan proyekku bersama Linda ... menyedihkan. Menyedihkan.

Haaaahhh sudahlah. Aku cukupkan postinganku sampai disini saja ya. Selamat liburan mahasiswa semester satuu! :D

Komentar

Postingan Populer