Pertanyaan
Hari ini aku merasa kesepian. Cungguh. Selama ngerjain tugas dan menulis postingan baru sebelum ini, rasanya hati ini kopong bianget. Pukul 18:43:05, Genjes SMS aku untuk kedua kalinya. Tadi, dia pamit balik lagi ke Bogor dari Ponorogo. SMS berikutnya, dia merasa suwung. Hahaha cah kuwi terah (nyat) ora jelas. Kami SMS-an untuk beberapa lama, yah, kayak biasa, nanya-nanya lagi ngapain, curhat-curhat dikit, lalu tiba-tiba dia SMS begini padaku:
Genjes : huuu -.- eh we gak nyapo-nyapo kan? (Kamu nggak kenapa-kenapa kan?)
Aku : Heh? Nyapo-nyapo, Njes?
Genjes : Baik-baik saja kan? Mung pengen takok. Nek enek opo-opo critao ya ... (Cuma pengen nanya.
Kalo ada apa-apa cerita ya?)
Sehabis membaca SMS-nya yang di atas itu, bibirku otomatis tertarik ke atas. Aku hampir saja menangis karena terharu. Ah, betapa pertanyaan sederhana dan permintaannya padaku untuk bercerita kalo ada apa-apa itu membuatku jauh lebih baik dari sebelumnya. Ah, kapan di sini ada manusia langka kayak orang ini? Hahaha.
![]() |
| LIFE is SO MUCH BETTER with friends. |
.jpg)

huuua aku terharuuuu
BalasHapus*ambil tisu toilet*
Hahahaha pengen ya? :p
Hapus