Pesan dan Pertanyaan

Aku masih termangu menatap layar monitor yang menampilkan pesan-pesan darimu. Kubacai lagi percakapan kita beberapa menit yang lalu. Sepertinya kamu marah. Atau mungkin kamu sudah kehilangan kepercayaan padaku. Ah, mungkin kamu menganggapku tak bisa menerimamu apa adanya. Mungkin aku menginginkan orang lain yang lebih baik darimu -memangnya bagaimana orang yang lebih baik darimu itu?-. Mungkin, mungkin, mungkin ... Kamu pasti sedang beradu asumsi dengan dirimu sendiri. Aku pun sekarang tengah sibuk dengan asumsiku sendiri. Kita sedang sibuk ... Dengan pikiran kita sendiri.

Tik
Tok
Tik
Tok
Tik
Tok

Jarum panjang jam tangan darimu tak berhenti berdetak. Detak yang tak bisa kudengar. Waktu berlalu hampir setengah jam. Aku masih menatap sisa-sisa percakapan kita. Huruf o dan k yang menyudahinya sungguh membuatku bertanya-tanya pada diriku sendiri. Padamu.

Tik
Tok
Tik
Tok
Tik
Tok

Ah, kalaupun aku memang membebaskan siapapun mendekatiku, apakah itu akan membuatmu berhenti untuk memperjuangkanku?

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer