Dini Hari di Sekre

Saya masih terjaga. Lagi. Kali ini ditemani Oyon, Mbak Ana, Mbak Ayu, Mas Fauzi, dan Mas Wisnu. Kami lagi kemah ceria di sekre LPM Kentingan UNS dalam rangka menyelesaikan tulisan untuk majalah Kentingan edisi 20. Harusnya kami -aku, Oyon, dan Mbak Aish- sudah menyelesaikan tulisan tentang backpacker ini dua bulan yang lalu. Tapi, yah, apa daya. Dasarnya memang manusia penebar wacana. Untunglah setelah dipaksa dengan cukup keras ini otak bisa kerja juga meskipun tak terhitung berapa kali saya gagal fokus.


Dalam tujuh jam keberadaan saya di sini sejak pukul 19.30 (kurang lebih) saya akhirnya bisa memaksa jari-jari saya untuk merangkai kata, membentuk kalimat, lalu menyusunnya menjadi paragraf-paragraf perjalanan Marco Polo, Ibnu Battuta dan lain-lain sepanjang 2000 karakter dengan spasi. Payah sekali. Padahal dua hari sebelumnya saya bisa menyelesaikan dua makalah dalam semalam. Degradasinya sungguh terlalu ya.

Baiklah, nanti jam 7.00 saya mau ke Segoro Gunung, Kemuning. Ceritanya saya mau outbond bareng anak-anak SKBS. Ah, saya pikir saya akan menikmati hari ini di puncak Merbabu. Tapi ... Ah sudahlah. Semua ada waktunya. Oke, saya harus tidur. Selamat pagi kamu.

Komentar

Postingan Populer