Penutup: Kembang Api di Vestenburg
Selamat dini hari untuk ke sekian kalinya kamu. Ini sudah hari Senin. Satu minggu yang harus dilalui lagi terbentang di depan mata. Tapi, kegiatan yang saya lakukan tiga hari terakhir ini saya rasa akan cukup menjadi energi untuk menghadapi seminggu ini.
Jadi begini. Hari Jumat sampai Sabtu kemarin (20-21 September) saya ikut Youth Integrity Camp (YIC) 2013 yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Psikologi (Himapsi) UNS. Barangkali perkataan bahwa tak ada yang namanya kebetulan dalam hidup kita itu benar. Ada campur tangan Tuhan dalam perjalanan saya ke Tawangmangu kemarin. Tuhan memberi saya pelajaran. Lagi, dan lagi. Melalui dua hari yang saya habiskan di Hotel Santa Maria Tawangmangu itu saya kembali dihujani pertanyaan "apa yang sebenarnya ingin kamu lakukan untuk hidup kamu" oleh diri saya sendiri. Dua hari, dan saya jadi ingat kembali idealisme yang pernah saya miliki sewaktu permulaan kuliah dulu. Dua hari, dan saya jadi sadar bahwa nggak seharusnya saya apatis terhadap dunia. Saya nggak boleh nggak peduli terhadap masalah yang ada di sekitar saya. Ah, saya bahkan jadi lupa bahwa dulu optimis dan pikiran positiflah yang membawa saya sampai di sini. Begitulah. Dua hari yang saya pikir hanya akan menjadi sekedar "pemenuh tanggungjawab atas segala perkataan saya tempo dulu" menjadi entah harus bagaimana saya menyebutnya, semacam penunjuk arah kemana saya harus melangkah, kembali ke jalan yang seharusnya saya tempuh. Saum, temen sekelas yang bersama saya ikut YIC, bilang bahwa saya harus tetap menulis. Rizki, temen sekamar saya (dia cewek), juga bilang hal yang sama meski dalam format yang berbeda waktu saya pulang dari Tawangmangu.
Hari Minggu malam, saya nonton penutupan Solo International Performing Arts (SIPA) 2013 di Benteng Vestenburg sama teman-teman saya di LPM Kentingan UNS: Oyon, Inang, dan Mbak Niken. Kembang api yang menutup SIPA 2013 malam itu juga menjadi penutup akhir pekan saya kali ini. Begitulah. Saya belajar banyak hal selama tiga hari ini. Banyak sekali.

Komentar
Posting Komentar