Menulislah (Lagi), Lin!


Sekitar dua bulan yang lalu, saya membuka satu-satu blog yang saya ikuti karena dasbor blog saya sungguh membosankan. Habis, yang mengupdate tulisan orang itu-itu saja. Setelah melewati beberapa blog, saya sampai pada blog berjudul "SCRATCH" yang baru saja saya cari di kamus berarti goresan. Saya tahu betul siapa pemilik blog itu: temen sekelas, juga salah satu temen ngobrol saya yang paling kece, Linda.

Postingan terakhir di blog berlatar belakang warna coklat itu tertanggal 26 Juli 2013 dengan judul "Memori Diputar". Waktu itu dia lagi pilek dan gusar, jadi dia mendongengkan sesuatu malam itu. Ceritanya dia lagi iseng buka-buka fesbuk dan menemukan foto-foto teman-teman karatenya semasa SMP.
Di dalam foto itu nampak juga beberapa teman lama saya. Ada anggoro, mas prama, dan juga mas ari. mereka semua saya kenal karena karate juga. Saat membuka foto itu, ada rasa sedih yang mampir. Entahlah mungkin rindu. (Linda, 2013)
Semalam itu memorinya berputar ke masa-masa ketika dia pertama kali ikut kejuaraan di Jombang, muntah dalam perjalanan, dan akhirnya mematahkan piala temannya yang berhasil menang. Tampaknya pilek dan gusar benar-benar berhasil membuatnya merindu malam itu. Lalu, setelah dia bilang kalau dia juga kangen nendang, postingan itupun berakhir dengan senyuman.
Setiap memori selalu memberikan rindu. Ingin mengulang, ingin terjadi lagi. Selalu begitu. Yah itulah hidup. Menyikapi memori. Membuat memori, dan merancang memori. selamat malam :) (Linda, 2013)
Begitulah kiranya keadaan "SCRATCH" terakhir kali saya tengok. Sekarang, sudah tiga bulan berlalu sejak "Memori Diputar" itu. Waktu saya membuka "SCRATCH" lagi sebagai referensi tulisan saya malam ini,  ternyata keadaannya masih sama seperti tiga bulan yang lalu. Hal itu membuat saya jadi bertanya-tanya. Waktu itu, dengan melihat foto-foto di fesbuk saja bisa membuatnya menulis gaya. Saya rasa, dia tak mungkin hanya melihat foto-foto di fesbuk tiga bulan ini. Tapi, mengapa tak satu pun tulisannya bertambah?

Astaga, Lin. Tulislah sesuatu lagi di blogmu! Mengata-ngatai aku pun boleh kalau kau memang benar-benar nggak punya sesuatupun untuk kau tulis. Men, aku kangen tulisanmu yang sok filosofis dan sok ngerti tentang hidup itu!

Komentar

Postingan Populer