Biarlah Saya Gagal Fokus
Saya sering sekali kecewa sama diri saya sendiri. Apa lagi ketika melihat teman-teman saya sudah melangkah sejauh itu, atau paling nggak sudah menemukan apa yang benar-benar mereka inginkan, lalu fokus saja pada yang mereka lakukan itu. Rasanya saya kok masih di sini aja, berkutat dengan banyak hal, dan nggak bisa fokus ke satu hal aja yang emang bener-bener saya bisa. Semakin saya memikirkan ini, saya semakin merasa entahlah.
Saya sudah pernah mencoba, sebenarnya, fokus sama salah satu hal aja dan benar-benar berada di situ. Tapi tetap saja saya nggak bisa dan malah merasa terpenjara. Maka, jadilah saya tetap seperti ini: melakukan apapun yang ingin saya lakukan, menjadi gagal fokus, menunda-nunda pekerjaan, dan seabrek hal lain yang membuat saya berkali-kali lagi kecewa sama diri saya sendiri.
Ah, tapi kali ini biarlah. Saya nggak mau lagi memaksa diri saya untuk bukan menjadi diri saya. Meskipun begitu, saya akan belajar untuk nggak nunda-nunda pekerjaan lagi, melakukan apa yang menjadi tanggung jawab saya sebaik-baiknya, dan mampu memprioritaskan hal-hal tersebut. Biarlah saya sering gagal fokus, asal tak keterlaluan sampai pekerjaan saya nggak selesai. Lagi pula, Dia tak pernah meminta kita untuk melakukan satu hal saja dalam hidup bukan? Dia hanya bilang "Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain" (QS. 94:7)
Saya jadi sadar, setiap orang berproses dengan caranya masing-masing. Jadi, saya nggak perlu risau kalau melihat "mereka" sudah sejauh itu, atau "mereka" sudah bisa melakukan hal-hal yang yang seharusnya juga sudah bisa saya lakukan. Selama saya nggak berhenti, saya pasti juga akan sampai di sana -atau bahkan lebih jauh lagi- pada waktunya. Pokoknya I'm not nothing. I am something.
Baiklah, selamat pagi kamu, selamat tahun baru, dan selamat berproses menjadi pribadi baru! :)

Komentar
Posting Komentar