Ada Jarak
Jarak paling dekat di antara dua
orang adalah saat mereka saling menyayangi. Dan jarak terjauhnya adalah ketika
mereka merasa tak saling memiliki. Seringkali angka sama sekali tak bisa
mendefinisikan ada tidaknya jarak dengan benar. Tiga jam perjalanan naik bus
melalui jalan yang melenggak-lenggok, naik dan turun, entah berapa kilometer itu,
tak menjadi bukti bahwa jarak itu ada. Asal kau dengannya tetap besua. Asal masih ada kalian. Sebaliknya, hanya beberapa senti saja
kau terpisah dengannya, terkadang itu terasa seperti jarak terjauh yang
pernah ditempuh oleh makhluk bernama manusia sepanjang sejarahnya. Hanya karena kau merasa dia tak ada.
Ah! Peduli apa soal jarak. Bahkan kadang manusia sudah merasa menang memiliki sebuah wujud berada di sampingnya. Bukan hati.

Komentar
Posting Komentar