Mahal

Mimpi itu mahal. Kau harus rela membayarnya di depan dengan kontan: tenaga, peluh, keluh, jiwa, raga, segala yang kau punya; gelisah, suka, duka, tak percaya, jatuh, bangun, jatuh, bangun, jatuh, bangun, air mata, tak percaya, tak percaya, tak percaya, dan segala yang akan kau rasa; Juga waktu: yang akan kau ikhtiarkan sebagian besar untuk berusaha, jauh dari orang-orang yang kau cinta, yang harus kau tinggalkan sementara, jauh dari hiruk pikuk dunia... waktu yang sebagian besar akan kau habiskan untuk berjuang (aneh sekali menggunakan kosakata ini sekarang) bersama orang-orang yang berada pada jalan yang sama.
Mimpi itu mahal. Kau harus rela membayarnya di depan dengan kontan, bahkan jika kau harus berjalan sendirian. Kau tak pernah tak punya cukup modal untuk membayarnya. Kau hanya tak mau. Kau maunya bersenang-senang dahulu!

Komentar
Posting Komentar