Narcissus


Seperti juga aku: namamu siapa, bukan?
Pandangmu hening di permukaan
Telaga dan rindumu dalam
Tetapi jangan saja kita bercinta
Jangan saja aku mencapaimu dan kau
Padaku menjelma

Atau tunggu sampai angin melepaskan selembar daun
Dan jatuh di telaga: pandangmu berpendar bukan?
Cemaskah aku kalau nanti air hening kembali?
Cemaskah aku kalau gugur daun demi daun lagi?

(Sapardi Djoko Damono)

Komentar

Postingan Populer